Asam Sulfat (H2SO4) Pekat: Sangat korosif. Reaksi dengan air sangat eksotermis. Wajib menggunakan Sarung Tangan Karet Nitril dan dilakukan di dalam Lemari Asam (Fume Hood).
Anhidrida Asetat: Uapnya mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Reaktif terhadap air.
Tahapan Kritis Prosedur
Siapkan Erlenmeyer kering. Air akan menghidrolisis anhidrida asetat kembali menjadi asam asetat.
Masukkan Asam Salisilat (Prekursor fenol) terlebih dahulu.
Tambahkan Anhidrida Asetat berlebih untuk menggeser ekuilibrium esterifikasi ke kanan.
Teteskan H2SO4 Pekat sebagai katalis penyumbang proton ($H^+$).
Pemanasan Kritis (50-60°C): Menyediakan energi aktivasi. Suhu $>70°C$ akan merusak produk (degradasi termal).
Pemerian: Serbuk hablur putih; tidak berbau; rasa agak manis dan tajam. Fungsi: Senyawa prekursor. Memiliki gugus hidroksil (-OH) fenolik yang akan diasetilasi.
2. Anhidrida Asetat ((CH3CO)2O)
Pemerian: Cairan jernih, mudah bergerak, bau menyengat asam asetat. Fungsi: Agen pengasetilasi. Memutus salah satu rantai untuk mendonorkan gugus asetil (-COCH3).
3. Asam Sulfat Pekat (H2SO4)
Pemerian: Cairan jernih seperti minyak, sangat korosif. Fungsi: Katalis asam. Mempercepat reaksi dengan memprotonasi oksigen karbonil pada anhidrida asetat.
4. Aspirin / Asam Asetilsalisilat (Produk)
Pemerian: Kristal jarum putih. Analgesik dan Antiplatelet. Terbentuk dari hasil reaksi.
Reaksi Esterifikasi Fenol
Sintesis aspirin merupakan reaksi esterifikasi antara gugus fenol (pada asam salisilat) dengan anhidrida asetat, menggunakan katalis asam kuat.
Asam Salisilat + Anhidrida Asetat ⇌ Aspirin + Asam Asetat
Protonasi: Ion $H^+$ dari H2SO4 memprotonasi anhidrida asetat, membuatnya sangat elektrofilik (mudah diserang).
Penyerangan Nukleofilik: Gugus -OH fenol dari asam salisilat menyerang karbonil anhidrida yang terprotonasi.
Eliminasi: Ikatan putus melepaskan molekul asam asetat ($CH_3COOH$) sebagai produk samping. Gugus asetil kini menempel pada fenol membentuk Aspirin.
Kimia Organik
Modul: Sintesis Asam Asetilsalisilat
Standar Operasional:
Wajib Kenakan APD (K3).
Masukkan Asam Salisilat (Prekursor).
Tambahkan Anhidrida Asetat (Pelarut/Reagen).
Teteskan H2SO4 Pekat (Katalisator).
Panaskan konstan di 50-60°C selama 5 detik.
Kristalisasi mendadak via rendaman es.
Sistem Lab diinisiasi. Buka [Buku Panduan] untuk memahami K3 dan Monografi Bahan.
Reagen
⚪As. Salisilat
💧Anh. Asetat
⚠️H2SO4 Pekat
25°C
PELANGGARAN K3 FATAL!
Anda memegang H2SO4 Pekat tanpa APD Sarung Tangan Nitril. Tangan Anda mengalami luka bakar kimia derajat tiga. Anda dikeluarkan dari laboratorium.
KINETIKA REAKSI GAGAL
Suhu melebihi 70°C! Produk Asam Asetilsalisilat terdegradasi / terhidrolisis menjadi produk samping fenolik (Hangus).
SINTESIS BERHASIL!
Luar biasa! Anda berhasil menguasai reaksi Esterifikasi Fenol untuk membuat Aspirin Murni dengan K3 dan kontrol termal yang tepat.
Evaluasi Kompetensi:
Anda telah membuktikan pemahaman terkait fungsi prekursor (As. Salisilat), reagen nukleofilik (Anh. Asetat), katalis proton (H2SO4), dan termodinamika kristalisasi obat.