Pilih model obat klinis yang ingin Anda simulasikan perjalanan ADME-nya di dalam tubuh.
Paracetamol 500mg
Analgesik sentral ringan. Diserap sangat baik di lingkungan basa ringan usus halus. Waspada hepatotoksisitas (Radikal NAPQI) saat metabolisme.
Instruksi Fase 1: Absorpsi
Sediaan obat oral harus hancur dan terlarut sebelum menembus membran biologis.
1. Geser tuas untuk menyesuaikan pH usus/lambung dengan pKa Obat. 2. Jika indikator pH hijau, Tap tablet berulang kali untuk proses Disintegrasi.
Fase 1: Disintegrasi Tablet
Kondisi Ideal Tercapai! Hancurkan Tablet.
500
Instruksi Fase 2: Distribusi
Obat memasuki sirkulasi darah. Molekul akan berikatan kompetitif dengan Protein Albumin.
TAP molekul (bulat jingga) untuk melepaskan ikatan sehingga menjadi fraksi obat bebas (Free Drug) yang aktif secara farmakologis!
Waktu: 10.0s
Fraksi Bebas: 0 / 10
Instruksi Fase Farmakodinamik
--
Afinitas Reseptor Target
0
Situs Aktif
0
Meleset
Instruksi Fase Metabolisme
--
Biotransformasi Hati
Tahan akumulasi stres oksidatif (Toksisitas) di bawah 100% pada Dashboard!
Instruksi Fase 5: Ekskresi Ginjal
Metabolit obat disaring melalui nefron ginjal.
Tekan dan Tahan tombol POMPA berulang kali untuk menjaga Laju Filtrasi Glomerulus (GFR) pada rentang fisiologis 90 - 120 mL/min (Zona Hijau) sampai klirens tuntas 100%.
Fase 5: Filtrasi Glomerulus
Laju GFR Real-time
0mL/min
Status Klirens
0%
Tinjauan Klinis Selesai
Efek terapeutik tercapai dengan parameter kinetika yang aman. Pasien terbebas dari keluhan tanpa komplikasi organ mayor.
Regimen Obat--
Bioavailabilitas (F)--%
Efikasi Farmakodinamik--%
Stres Oksidatif Seluler--% (Aman)
Game Clinical Telemetry
Konsentrasi Plasma (Cp)0.0 mg/L
0TerapeutikToksik
Toksisitas (NAPQI)0%
Bioavailabilitas (F)0%
Pharmacology Log
Sistem telemetri disiapkan. Silakan tentukan regimen obat pasien.