Pemilihan Uji Statistik
Algoritma pemilihan bertahap untuk merekomendasikan metode analisis statistik berdasarkan metodologi dan topik studi Anda.
Identifikasi Metodologi (Variat & Data)
1.1 Apa arah / jumlah variabel utama analisis Anda?
Nama Uji Statistik
Penjelasan metodologi...
Ringkasan Implementasi
- Tentukan tujuan analisis sebelum menjalankan uji.
- Pastikan tipe data dan desain penelitian sudah sesuai.
- Laporkan hasil utama berikut nilai statistik dan p-value.
Asumsi dan Alternatif Nonparametrik
| Asumsi Kunci | Alternatif Jika Tidak Terpenuhi |
|---|---|
| Distribusi normal pada data numerik | Gunakan uji nonparametrik yang sesuai desain |
| Sampel mewakili populasi target | Perbaiki desain sampling atau interpretasi hasil dengan hati-hati |
Checklist Pelaporan BAB Hasil
- Jelaskan tujuan analisis dan variabel yang diuji.
- Tampilkan nilai statistik utama dan p-value.
- Sertakan interpretasi praktis yang konsisten dengan hasil.
Univariat: Analisis Deskriptif
Konteks & Tujuan
Merupakan tahap pertama dalam analisis data (Univariat). Bertujuan merangkum dan mempresentasikan distribusi frekuensi setiap variabel secara mandiri, tanpa mengaitkan/menguji hipotesis antar variabel.
Parameter Laporan Baku
- Numerik Normal: Rata-rata (Mean) ± Standar Deviasi.
- Numerik Miring: Median beserta rentang (Min - Max).
- Kategorik: Jumlah Mutlak (n) dan Persentase (%).
Contoh Tabel Karakteristik Dasar berdasarkan Topik
| Profil Klinis Pasien (n=100) | Distribusi Frekuensi |
|---|---|
| Jenis Kelamin, n (%) | |
| - Laki-laki | 45 (45.0%) |
| - Perempuan | 55 (55.0%) |
| Usia, Mean ± SD (Tahun) | 52.4 ± 6.2 |
| Kadar Gula Darah, Median (Min-Max) | 125 (90 - 210) mg/dL |
| Profil Demografi Siswa (n=150) | Distribusi Frekuensi |
|---|---|
| Latar Belakang Ekonomi Ortu, n (%) | |
| - Menengah ke Bawah | 90 (60.0%) |
| - Menengah ke Atas | 60 (40.0%) |
| Skor IQ, Mean ± SD | 105.2 ± 8.5 |
| Durasi Belajar, Median (Min-Max) | 3 (1 - 6) Jam/hari |
| Profil Segmentasi Konsumen (n=200) | Distribusi Frekuensi |
|---|---|
| Preferensi Platform, n (%) | |
| - Aplikasi Mobile | 150 (75.0%) |
| - Website Desktop | 50 (25.0%) |
| Nilai Transaksi (Rp Juta), Mean ± SD | 2.5 ± 0.8 |
| Frekuensi Belanja/Bulan, Median (Min-Max) | 4 (1 - 15) kali |
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Descriptive Statistics → Frequencies... (Untuk Variabel Kategorik) atau Descriptives... (Untuk Variabel Numerik).
2. Pindahkan variabel yang ingin dianalisis dari kotak kiri ke dalam kotak Variable(s).
3. Pada Frequencies, klik Statistics... lalu centang Mean, Median, Std. Deviation, Minimum, Maximum, klik Continue → OK.
Bivariat: T-Test Independen
Konteks & Tujuan
Metode uji komparatif parametrik untuk membandingkan rata-rata (mean) numerik antara dua kelompok populasi independen/berbeda. Digunakan secara luas dalam eksperimen untuk membandingkan hasil Grup A vs Grup B.
Asumsi Parametrik Dasar
- Skala data luaran numerik kontinu.
- Distribusi data normal (Shapiro-Wilk p > 0.05).
- Varian setara (Levene's Test p > 0.05).
- Alternatif Jika Tdk Normal: Mann-Whitney U
Output & Interpretasi Berdasarkan Topik
| Grup Intervensi | Mean Penurunan Gula Darah | Std. Deviation | p-value |
|---|---|---|---|
| Obat Baru (n=30) | 42.50 | 5.20 | 0.001 ** |
| Plasebo (n=30) | 15.10 | 7.80 |
| Metode Pembelajaran | Mean Skor Literasi | Std. Deviation | p-value |
|---|---|---|---|
| Gamifikasi (n=40) | 88.5 | 6.5 | 0.024 * |
| Konvensional (n=40) | 82.1 | 8.2 |
| Kanal Penjualan | Mean Total Transaksi (Rp) | Std. Deviation | p-value |
|---|---|---|---|
| Toko Online (n=50) | 350.000 | 45.000 | 0.125 (ns) |
| Toko Offline (n=50) | 335.000 | 50.000 |
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Compare Means → Independent-Samples T Test...
2. Masukkan Variabel Terikat numerik ke kotak Test Variable(s), dan Variabel Bebas grup ke Grouping Variable.
3. Klik Define Groups... lalu masukkan kode angka grup Anda (misal: 1 dan 2). Klik Continue → OK.
4. Cek kolom Sig. pada Levene's Test untuk homogenitas, dan Sig. (2-tailed) untuk p-value t-test.
Bivariat: T-Test Berpasangan (Paired)
Konteks & Tujuan
Menguji perbedaan nilai rata-rata numerik pada satu kelompok subjek yang sama dan diukur sebanyak dua kali. Sangat lumrah digunakan untuk desain Pre-Test versus Post-Test pada satu individu.
Asumsi Parametrik Dasar
- Skala ukur wajib numerik (rasio/interval).
- Nilai selisih (Δ) antara pengukuran waktu 1 dan 2 terdistribusi normal.
- Alternatif Jika Tdk Normal: Uji Wilcoxon
Output & Interpretasi (Pre vs Post)
| Pengukuran Berat Badan | Mean (Kg) | Beda (Δ) | p-value |
|---|---|---|---|
| Sebelum Diet (Bulan 0) | 85.40 | -4.20 | 0.003 ** |
| Sesudah Diet (Bulan 2) | 81.20 |
| Pengukuran Nilai Ujian | Mean Skor | Beda (Δ) | p-value |
|---|---|---|---|
| Pre-Test (Sebelum Pelatihan) | 55.0 | +22.5 | 0.000 ** |
| Post-Test (Sesudah Pelatihan) | 77.5 |
| Metrik Penjualan Harian | Mean Unit | Beda (Δ) | p-value |
|---|---|---|---|
| Sebelum Kampanye Ads | 120 | +5 | 0.315 (ns) |
| Sesudah Kampanye Ads | 125 |
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Compare Means → Paired-Samples T Test...
2. Pilih pasangan variabel dari daftar (tekan Ctrl lalu klik variabel Pre_Test dan Post_Test).
3. Pindahkan pasangan variabel tersebut ke kotak Paired Variables.
4. Klik OK. (Hasil kemaknaan dapat dilihat pada kolom Sig. (2-tailed)).
Bivariat: ANOVA Satu Arah (One-Way)
Konteks & Tujuan
Ekstensi T-Test untuk membandingkan rerata numerik di tiga kelompok (grup) independen atau lebih sekaligus. Mencegah akumulasi Alpha Error jika membandingkan pasangan grup satu persatu secara manual.
Asumsi & Syarat Klasik
- Data residu berdistribusi Normal.
- Varian antar grup setara. Wajib dilanjutkan Uji Post-Hoc Tukey jika p < 0.05.
- Alternatif Jika Tdk Normal: Uji Kruskal-Wallis.
Output & Interpretasi (>2 Grup)
| Dosis Obat Kolesterol | Mean Penurunan | Nilai F | p-value (Sig) |
|---|---|---|---|
| Rendah | 10.5 mg/dL | 14.620 | 0.000 ** |
| Sedang | 18.2 mg/dL | ||
| Tinggi | 25.1 mg/dL |
| Status Ekonomi Ortu | Mean IPK Mahasiswa | Nilai F | p-value (Sig) |
|---|---|---|---|
| Menengah Bawah | 3.15 | 1.450 | 0.245 (ns) |
| Menengah | 3.20 | ||
| Menengah Atas | 3.35 |
| Desain Kemasan | Mean Sales / Hari | Nilai F | p-value (Sig) |
|---|---|---|---|
| Desain A (Merah) | 45 Unit | 8.330 | 0.012 * |
| Desain B (Biru) | 60 Unit | ||
| Desain C (Hijau) | 48 Unit |
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Compare Means → One-Way ANOVA...
2. Masukkan variabel terikat (numerik tunggal) ke dalam kotak Dependent List.
3. Masukkan variabel bebas pengelompokan (>2 grup) ke dalam kotak Factor.
4. Klik tombol Post Hoc..., centang uji Tukey, klik Continue.
5. Klik Options..., centang Descriptive dan Homogeneity of variance test. Klik Continue → OK.
Bivariat: Uji Chi-Square (χ²)
Konteks & Tujuan
Uji non-parametrik primer untuk membandingkan dua variabel yang keduanya berskala Kategorik. Digunakan pada Tabel Silang (Crosstab) guna mengevaluasi perbedaan rasio/proporsi keluaran antar kelompok.
Syarat Tabel Silang
- Data berupa frekuensi observasi riil (n absolut).
- Sel dengan "Expected Count" < 5 tidak boleh > 20% total sel.
- Alternatif Jika Syarat Gagal: Fisher's Exact Test.
Output Tabel Kontingensi Proporsional
| Status Vaksin | Kejadian Infeksi Berat | p-value | |
|---|---|---|---|
| Ya Terinfeksi | Aman / Tidak | ||
| Vaksinasi Lengkap | 10 (10%) | 90 (90%) | 0.001 ** |
| Belum Vaksin | 40 (40%) | 60 (60%) | |
| Jenis Kelamin | Pilihan Jurusan Studi | p-value | |
|---|---|---|---|
| Sains/Teknik (STEM) | Seni/Humaniora | ||
| Laki-laki | 60 (60%) | 40 (40%) | 0.045 * |
| Perempuan | 40 (40%) | 60 (60%) | |
| Jenis Kampanye Promo | Keputusan Beli Barang | p-value | |
|---|---|---|---|
| Membeli | Abaikan | ||
| Diskon 50% | 150 (30%) | 350 (70%) | 0.650 (ns) |
| Beli 1 Gratis 1 | 160 (32%) | 340 (68%) | |
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Descriptive Statistics → Crosstabs...
2. Masukkan Var. Kategorik 1 (Independent) ke Row(s) dan Kategorik 2 (Dependent) ke Column(s).
3. Klik Statistics..., centang Chi-square (serta Risk bila butuh Odds Ratio). Klik Continue.
4. Klik Cells..., centang Expected (cek syarat) dan Row/Col persentase. Klik Continue → OK.
Bivariat: Korelasi Linear (Pearson)
Konteks & Tujuan
Bertujuan mengungkap kekuatan derajat asosiasi (erat/lemah) dan arah garis relasi (positif/negatif) antara dua variabel numerik kontinu. Catatan mutlak: Berkorelasi tidak menjustifikasi hubungan Kausalitas Sebab-Akibat.
Asumsi & Interpretasi r
- Data normal. Bila miring = Uji Spearman.
- Kekuatan (r): 0.0-0.2 (Sgt Lemah), 0.2-0.4 (Lemah), 0.4-0.6 (Sedang), 0.6-0.8 (Kuat), >0.8 (Sgt Kuat).
Output Matriks Korelasi
BMI vs Glukosa Darah
Jam Belajar vs Nilai Ujian
Harga Jual vs Volume Terjual
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Correlate → Bivariate...
2. Pindahkan kedua variabel numerik yang ingin dihubungkan ke kotak Variables.
3. Pada bagian Correlation Coefficients, pastikan Pearson dicentang (Atau Spearman jika Anda mendapati grafik data tidak simetris normal pada uji awal).
4. Centang Flag significant correlations → klik OK.
Multivariat: Regresi Linear Ganda
Konteks & Tujuan
Analisis multivariat untuk memprediksi pengaruh simultan (bersama-sama) dari sekumpulan Variabel Bebas (Prediktor X) terhadap persis 1 Variabel Terikat (Y) dengan syarat wujud angkanya metrik/kontinu. Sangat ampuh menyingkirkan efek bias antar variabel perancu (confounding control).
Asumsi Klasik (GOLS)
- Residu wajib berdistribusi normal (Uji Plot / K-S).
- Homoskedastisitas: Varians residu statis konstan (Scatterplot menyebar rata).
- Non-Multikolinearitas: Antar var bebas (X1 & X2) tidak boleh berkorelasi sangat kuat (Syarat mutlak nilai VIF < 10).
Output & Koefisien Analitik Determinan
| Determinan Tekanan Darah Sistolik (Y) | Koefisien (β) | p-value |
|---|---|---|
| Konsumsi Garam / Hari (X1) | 1.85 | 0.001 ** |
| Durasi Kardio / Minggu (X2) | -2.10 | 0.005 ** |
| Umur (Tahun) (X3) | 0.05 | 0.420 (ns) |
| Determinan Nilai IPK Mahasiswa (Y) | Koefisien (β) | p-value |
|---|---|---|
| Absensi Kehadiran Kelas (X1) | 0.04 | 0.012 * |
| Jam Self-Study Mandiri (X2) | 0.15 | 0.001 ** |
| Pendapatan Orangtua (X3) | 0.01 | 0.785 (ns) |
| Determinan Konversi Penjualan Bulanan (Y) | Koefisien (β) | p-value |
|---|---|---|
| Biaya Ads & Iklan (X1) | 5.50 | 0.000 ** |
| Diskon Harga Promo (X2) | 12.20 | 0.004 ** |
| Durasi Pelayanan Chat (X3) | -2.15 | 0.045 * |
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Regression → Linear...
2. Masukkan variabel Y Numerik Anda ke kotak Dependent.
3. Masukkan multivariabel bebas X ke dalam blok matriks Independent(s).
4. Klik Statistics..., pastikan Estimates & Model fit tercentang. Centang absolut bilik Collinearity diagnostics (untuk lolos VIF multikolinearitas). Klik Continue → OK.
Multivariat: Regresi Logistik Ganda
Konteks & Tujuan
Analitik Epidemiologi Tertinggi. Berperan menakar/mengukur daya proyeksi risiko pengaruh simultan multi prediktor (numerik & kategorik) terhadap probabilitas mutlak suatu Variabel Dependen yang terkunci berskala Dikotomi Kategori (Cth: Terinfeksi vs Sehat, Churn vs Retain).
Aturan Odds Ratio (Nilai Exp(B) / OR)
- OR > 1 : Faktor Risiko (Memperbesar peluang bahaya outcome).
- OR = 1 : Variabel hampa/netral.
- OR < 1 : Faktor Protektif protektif (Memperisai/mencegah luaran).
- Signifikansi (p < 0.05) mensyaratkan 95% Confidence Interval (CI) rentangnya TIDAK BOLEH melintasi angka 1.
Output Tabel Odds Ratio Multivariat
| Prediktor Penyakit Diabetes Mellitus (Y) | Odds Ratio / Exp(B) | p-value | 95% C.I. |
|---|---|---|---|
| Gaya Hidup Sedentary (Malas Gerak) | 4.50 | 0.001 ** | 2.10 — 7.20 |
| Konsumsi Serat Sayur Harian (Tinggi) | 0.35 | 0.022 * | 0.15 — 0.85 |
| Riwayat Keluarga Jauh | 1.20 | 0.450 (ns) | 0.80 — 2.50 |
| Prediktor Status Mahasiswa DropOut (Y) | Odds Ratio / Exp(B) | p-value | 95% C.I. |
|---|---|---|---|
| Absensi Bolos Kelas > 20% | 6.25 | 0.000 ** | 3.40 — 9.80 |
| Partisipasi BEM / Organisasi Kampus | 0.60 | 0.041 * | 0.38 — 0.95 |
| Jarak Rumah ke Kampus > 10 Km | 1.15 | 0.680 (ns) | 0.55 — 2.15 |
| Faktor Nasabah Pindah Kompetitor (Churn) (Y) | Odds Ratio / Exp(B) | p-value | 95% C.I. |
|---|---|---|---|
| Riwayat Komplain Layanan Tdk Selesai | 5.80 | 0.001 ** | 2.60 — 10.40 |
| Member Loyalty Program (Gold/VIP) | 0.25 | 0.005 ** | 0.10 — 0.65 |
| Biaya Bulanan Skema Basic | 1.45 | 0.210 (ns) | 0.85 — 2.80 |
Langkah Analisis di IBM SPSS
1. Klik menu Analyze → Regression → Binary Logistic...
2. Masukkan Y (bipolar Kategorik biner 0 dan 1) ke Dependent.
3. Lempar prediktor kombinasi bebas ke belah matriks Covariates.
4. (Vital) Tekan Categorical..., pindahkan nama X Kategorikal (Non-Numerik) dari Covariates ke porsi list Categorical Covariates. Pastikan Reference setingan akurat (First/Last). Klik Continue.
5. Buka menu Options..., jentik ceklis wajib eksponensial di blok CI for exp(B). Konfirmasi Continue → Eksekusi OK.