Panduan Pemilihan Rumus
Pilih opsi di bawah ini, dan sistem akan merekomendasikan rumus yang sesuai dengan desain penelitian Anda.
1 Apa tujuan utama penelitian Anda?
Rumus XYZ
Penjelasan penggunaan rumus...
Rumus Lemeshow (Estimasi Proporsi Tunggal)
Konteks Penggunaan
Digunakan untuk penelitian survei observasional di mana jumlah total populasi tidak diketahui secara pasti (infinite population), dan variabel luaran utamanya berbentuk proporsi (persentase).
Kelebihan & Kekurangan
- Cocok untuk penelitian dengan populasi yang besar atau cakupan luas.
- Membutuhkan data proporsi (P) dari penelitian sebelumnya. Jika menggunakan asumsi maksimal (P=0.5), hasil sampel akan sangat besar.
Deskripsi Variabel Rumus
Parameter Kalkulasi
Isi 50% jika prevalensi riil belum diketahui.
Rumus Slovin (Populasi Diketahui / Finite)
Konteks Penggunaan
Digunakan pada penelitian survei dengan jumlah populasi yang diketahui pasti batasannya (contoh: Jumlah mahasiswa di sebuah fakultas).
Kelebihan & Kekurangan
- Rumus sederhana dan mudah dihitung.
- Tidak memperhitungkan varians proporsi populasi aktual secara presisi.
Deskripsi Variabel Rumus
Parameter Kalkulasi
Rumus Krejcie & Morgan (Metode Chi-Square)
Konteks Penggunaan
Alternatif rumus Slovin yang didasarkan pada distribusi Chi-Square. Digunakan untuk survei pada populasi yang jumlahnya diketahui dengan pasti.
Kelebihan & Kekurangan
- Banyak digunakan sebagai standar dalam penelitian berpopulasi terbatas.
- Menggunakan asumsi proporsi maksimal (50%), sehingga sampel terkadang bisa lebih besar.
Deskripsi Variabel Rumus
Parameter Kalkulasi
Uji Beda 2 Rerata (Independent T-Test)
Konteks Penggunaan
Digunakan untuk desain penelitian eksperimental dan komparatif (CT/RCT). Mengkalkulasi sampel untuk membandingkan perbedaan data numerik/kontinu (contoh: skor kuesioner) antara kelompok Intervensi dan Kontrol.
Kelebihan & Kekurangan
- Memperhitungkan kekuatan uji (Power) untuk mengurangi kesalahan statistik (Error Tipe II).
- Membutuhkan referensi Standar Deviasi dari penelitian sebelumnya.
Deskripsi Variabel Rumus
Parameter Uji Beda Rerata
Uji Beda 2 Proporsi (Kategorik)
Konteks Penggunaan
Digunakan untuk penelitian yang membandingkan luaran berbentuk kategori (misal: Sembuh/Gagal, Positif/Negatif) antara dua kelompok (seperti Kohort, Kasus-Kontrol, RCT).
Kelebihan & Kekurangan
- Umum digunakan dalam uji klinis dan epidemiologi untuk menilai persentase efektivitas intervensi.
- Perhitungan cukup panjang. Jika estimasi nilai P1 dan P2 terlalu berdekatan, kebutuhan sampel akan menjadi sangat besar.
Deskripsi Variabel Rumus
Parameter Uji Beda Proporsi
Rumus Uji Korelasi Linear (Pearson)
Konteks Penggunaan
Digunakan untuk menentukan jumlah sampel dalam uji korelasi antara dua variabel numerik (contoh: hubungan antara lama belajar dengan nilai ujian).
Kelebihan & Kekurangan
- Menggunakan Fisher's Z Transformation untuk memastikan stabilitas penghitungan ukuran sampel.
- Membutuhkan referensi nilai korelasi (r) yang diperkirakan dari penelitian sebelumnya.
Deskripsi Variabel Rumus
Parameter Uji Korelasi
Rentang kekuatan korelasi umumnya bernilai 0.2 hingga 0.8.
Alat Generator Randomisasi Sampel
Fungsi & Konteks Alat
Digunakan untuk mengacak (merandomisasi) penugasan subjek penelitian ke dalam beberapa kelompok yang berbeda. Alat ini mengimplementasikan algoritma komputer Fisher-Yates Shuffle untuk memastikan probabilitas setiap subjek terpilih murni acak dan merata, tanpa campur tangan atau bias dari peneliti.
Petunjuk Penggunaan
- Pastikan Anda telah menghitung Total Sampel Akhir (N) dari kalkulator sebelumnya.
- Masukkan total subjek tersebut ke kolom Jumlah Subjek (N).
- Pilih Jumlah Kelompok Uji (Contoh: 2 Kelompok untuk Eksperimen vs Kontrol).
- Klik tombol Lakukan Pengacakan.
- Sistem akan menyajikan daftar ID Subjek untuk masing-masing kelompok yang dapat langsung Anda gunakan di lapangan.
Referensi Metodologi Randomisasi
Pengacakan berbantuan komputer berbasis algoritma matematika saat ini merupakan standar emas (Gold Standard) untuk mengamankan kerahasiaan alokasi (Allocation Concealment) dalam penelitian eksperimental klinis maupun sosial.
1. Suresh, K. (2011). An overview of randomization techniques: An unbiased assessment of outcome in clinical research. Journal of Human Reproductive Sciences, 4(1), 8–11.
2. Fisher, R.A., & Yates, F. (1948). Statistical tables for biological, agricultural and medical research. Oliver & Boyd. (Basis Algoritma Acak).