Ilustrasi mekanistik: tiap titik mewakili sejumlah molekul obat. Jumlah titik mengikuti persamaan di panel rumus, sehingga yang terlihat di animasi sama dengan hasil perhitungan. Warna variabel pada rumus sama dengan warna labelnya di animasi.
Variabel
Mengubah variabel akan memulai ulang animasi.
Ilustrasi tingkat sel dan molekul untuk tiap proses eliminasi: struktur sawar filtrasi glomerulus, transporter sekresi tubular (OAT, OCT, MATE, MRP), difusi pasif dan ion trapping, ekskresi bilier, sirkulasi enterohepatik, dan hemodialisis. Ikuti langkah demi langkah dengan tombol ▶, lalu coba eksperimen cepat di panel kanan. Arahkan kursor ke struktur pada gambar untuk penjelasan.
Pilih proses
Klirens adalah volume plasma yang dibersihkan sempurna dari obat per satuan waktu. Pada pemberian intravena, CL = Dosis/AUC. Klirens dan volume distribusi adalah parameter primer, sedangkan ke = CL/Vd dan t½ = 0,693·Vd/CL adalah parameter turunan. Ubah Vd dengan CL tetap untuk melihat bahwa t½ dapat memanjang tanpa perubahan klirens.
Parameter
Langkah perhitungan
Klirens renal dihitung dari jumlah kumulatif obat utuh di urin: CLrenal = Ae(0–∞)/AUC(0–∞) = fe × CL. Sisanya adalah klirens non-renal (metabolisme, empedu). Perhatikan bahwa pengumpulan urin harus cukup lama (± 5 × t½) agar Ae mendekati Ae(0–∞).
Parameter
Langkah perhitungan
Ginjal hanya menyaring obat bebas, sehingga klirens filtrasi = fu × GFR. Membandingkan klirens renal terukur dengan nilai ini menunjukkan proses yang dominan: nisbah > 1 berarti ada sekresi netto, = 1 berarti filtrasi saja, dan < 1 berarti ada reabsorpsi netto (Kotak Rumus 5.1).
Parameter
Langkah perhitungan
Model nefron sederhana: CLrenal = (fu·GFR + CLsekresi) × (1 − FR). Sekresi aktif dapat dihambat kompetitif oleh probenesid. Fraksi reabsorpsi FR bergantung pada bentuk tak-terion di urin (Henderson–Hasselbalch), lipofilisitas, dan aliran urin. Basakan urin (NaHCO3) pada keracunan salisilat atau fenobarbital untuk melihat ion trapping. Parameter permeabilitas bersifat ilustratif.
Parameter
Langkah perhitungan
Obat dikonjugasi di hati, glukuronida diekskresi ke empedu dan ditampung kandung empedu yang mengosongkan isinya saat makan. Di usus, β-glukuronidase flora usus menghidrolisis konjugat sehingga obat induk direabsorpsi kembali. Hasilnya: puncak kedua dan t½ tampak lebih panjang. Antibiotik spektrum luas menekan flora usus; arang aktif berulang mengikat obat di usus dan memutus siklus. Model ilustratif.
Parameter
Langkah perhitungan
Klirens kreatinin (CLcr) menjadi penanda pengganti GFR dan dihitung dengan rumus Cockcroft–Gault: CLcr = [(140 − usia) × BB]/(72 × SCr), dikalikan 0,85 untuk perempuan. Grafik memperlihatkan mengapa kadar kreatinin serum yang tampak “normal” dapat menyembunyikan penurunan fungsi ginjal pada lansia.
Parameter
Langkah perhitungan
Faktor koreksi Kf = (1 − fe) + fe × (CLcr pasien/120). Dosis dapat diturunkan (dosis × Kf, interval tetap) atau interval diperpanjang (interval ÷ Kf, dosis tetap). Simulasi dosis berulang membandingkan pasien tanpa penyesuaian dengan kedua strategi (Kotak Rumus 5.3, Tabel 5.5).
Parameter
Langkah perhitungan
Tabel 5.1–5.5 Modul 05 dalam bentuk yang dapat dicari. Ketik nama obat untuk melihat jalur eliminasi dominannya dan apakah dosisnya perlu disesuaikan pada gangguan ginjal.
Tabel 5.4 — Nilai klirens dan jalur eliminasi dominan
Tabel 5.1 — Jalur eliminasi obat
Tabel 5.2 — Tiga proses ekskresi renal
Tabel 5.3 — Ekskresi bilier & enterohepatik
Tabel 5.5 — Strategi penyesuaian dosis
Ringkasan rumus Modul 05 dan rumus tambahan yang dipakai aplikasi.
Klirens total (Kotak 5.2)
Klirens renal (Kotak 5.1)
Mekanisme ekskresi renal
pH urin & probenesid (model aplikasi)
Klirens kreatinin (Cockcroft–Gault)
Penyesuaian dosis (Kotak 5.3)
Sirkulasi enterohepatik (model aplikasi)
Hemodialisis (model aplikasi)
Rumus, nilai rujukan, dan kasus dalam aplikasi ini mengacu pada pustaka berikut. Pustaka [1]–[7] berasal dari daftar pustaka Modul 05 FAR503; [8]–[11] adalah sumber asli konsep tertentu. Nomor sitasi di setiap modul merujuk ke daftar ini.
Catatan penggunaan
Aplikasi ini adalah alat bantu belajar. Model nefron (permeabilitas, probenesid), sirkulasi enterohepatik, dan hemodialisis bersifat ilustratif untuk memperlihatkan mekanisme, bukan untuk menilai pasien atau menentukan dosis. Untuk keputusan klinis, gunakan data pasien, pemantauan kadar obat, dan pedoman resmi.
Identitas laporan
Laporan tersimpan selama halaman terbuka. Untuk PDF, pilih "Save as PDF" pada dialog cetak.