SimDistribusi — Distribusi Obat, Ikatan Protein Plasma & Volume Distribusi

FAR503 Farmakokinetik · Sesi 3 · simulasi, kalkulasi, animasi mekanistik, dan laporan

Ilustrasi mekanistik: tiap titik mewakili sejumlah molekul obat. Jumlah titik mengikuti persamaan di panel rumus, sehingga yang terlihat di animasi sama dengan hasil perhitungan. Warna variabel pada rumus sama dengan warna labelnya di animasi.

Variabel

Mengubah variabel akan memulai ulang animasi.

■ jumlah obat (A, M)■ volume/ruang (Vd, V)■ laju/klirens (k, CL)■ konsentrasi (C)■ fraksi (F, f)
Rumus dengan nilai saat ini
Grafik terbentuk seiring waktu

Vd adalah volume semu yang menghubungkan jumlah obat dalam tubuh dengan kadar plasma. Hitung Vd dari data IV bolus lalu bandingkan dengan volume kompartemen cairan tubuh (plasma ± 3 L, cairan ekstraselular ± 14 L, total cairan tubuh ± 42 L pada dewasa 70 kg).

Parameter

Kasus
Metode
Vd dibandingkan kompartemen cairan tubuh dan obat lain (skala log)
Langkah perhitungan

Hanya obat bebas yang menembus membran, berikatan dengan reseptor, dimetabolisme, dan difiltrasi. Hitung fraksi bebas (fu) dan kadar bebas, lihat dampak perubahan ikatan (hipoalbuminemia, displacement), dan koreksi kadar fenitoin dengan persamaan Sheiner–Tozer.

Parameter

Kasus
Kadar bebas vs % terikat (C total tetap)
Sheiner–Tozer: kadar setara vs albumin
Langkah perhitungan

Persamaan Vd = Vp + Vt × (fu / fu,jaringan) menghubungkan ikatan protein plasma dan ikatan jaringan dengan volume distribusi. Ikatan plasma yang tinggi (fu kecil) memperkecil Vd, sedangkan ikatan jaringan yang tinggi (fu,jaringan kecil) memperbesarnya.

Parameter

Contoh obat
Vd sebagai fungsi fu pada berbagai fu,jaringan (log–log)
Langkah perhitungan

Dosis muat hanya ditentukan oleh Vd (tidak oleh klirens): DL = Vd × Ctarget / (S × F). Tanpa dosis muat, kadar tunak baru tercapai setelah 4–5 t½. Dosis dapat dihitung dengan berat badan total, ideal, atau terkoreksi (obesitas).

Parameter

Kasus
Satuan kadar
Dasar berat badan
Jenis kelamin
Profil kadar dengan dan tanpa dosis muat (pemeliharaan setara infus kontinu)
Langkah perhitungan

Bila distribusi ke jaringan lambat, kurva semilog setelah IV bolus memperlihatkan fase distribusi (α) yang curam dan fase eliminasi (β) yang landai: Cp = A·e−αt + B·e−βt. Geser waktu sampling untuk melihat seberapa besar kadar terlalu tinggi bila sampel diambil sebelum fase distribusi selesai (contoh: digoksin, sampling ≥ 6–8 jam).

Parameter

Kurva semilog model dua kompartemen & waktu sampling
Langkah perhitungan

Ringkasan rumus Modul 03 dan rumus tambahan yang dipakai aplikasi.

Ikatan protein plasma (Kotak 3.1)

fu = Cbebas / Ctotal
% terikat = (1 − fu) × 100%
Cbebas = fu × Ctotal
Vd = Vp + Vt × (fu / fu,jaringan)

Volume distribusi (Kotak 3.2)

Vd = X / C = DIV / C₀
Vd(area) = D / (AUC × k) = CL / k
Dosis muat = (Vd × Ctarget) / (S × F)
CL = ke × Vd ; t½ = 0,693 × Vd / CL

Kompartemen cairan tubuh (dewasa 70 kg)

Plasma ± 3 L (0,04 L/kg)
Cairan interstisial ± 11 L
Cairan ekstraselular ± 14 L (0,20 L/kg)
Cairan intraselular ± 28 L (0,40 L/kg)
Total cairan tubuh ± 42 L (0,60 L/kg)

Koreksi fenitoin (Sheiner–Tozer)

Csetara = Cterukur / [(0,2 × albumin) + 0,1]
Gagal ginjal berat (CLcr < 20 mL/menit): koefisien 0,2 → 0,1
Albumin dalam g/dL; rentang terapetik total 10–20 mg/L, bebas 1–2 mg/L

Model dua kompartemen (IV bolus)

Cp = A·e−αt + B·e−βt ; C₀ = A + B
α + β = k12 + k21 + k10 ; α·β = k21·k10
A = (D/V1)(α − k21)/(α − β) ; B = (D/V1)(k21 − β)/(α − β)
Vss = V1(1 + k12/k21) ; Vβ = D/(β·AUC)

Distribusi ke organ

Dibatasi perfusi: dAi/dt = Qi(Cdarah − Ci/Kp,i)
Dibatasi permeabilitas: dAi/dt = PSi(Cdarah − Ci/Kp,i)
Waktu kesetimbangan organ ∝ Vi·Kp,i/Qi

Berat badan untuk dosis

IBW (Devine) ♂ = 50 + 0,9 × (TB − 152,4) kg
IBW (Devine) ♀ = 45,5 + 0,9 × (TB − 152,4) kg
ABW = IBW + 0,4 × (TBW − IBW)
TB dalam cm; 2,3 kg per inci ≈ 0,9 kg per cm di atas 152,4 cm

Interpretasi Vd (Tabel 3.3)

± 0,04 L/kg: hanya di plasma (heparin)
0,1–0,3 L/kg: cairan ekstraselular (gentamisin)
0,4–0,8 L/kg: seluruh cairan tubuh (teofilin, fenitoin)
1–10 L/kg: terikat jaringan (digoksin)
> 10 L/kg: penimbunan ekstensif (amiodaron)

Rumus, nilai rujukan, dan kasus dalam aplikasi ini mengacu pada pustaka berikut. Pustaka [1]–[7] berasal dari daftar pustaka Modul 03 FAR503; [8]–[12] adalah sumber asli rumus atau konsep tertentu. Nomor sitasi di setiap modul merujuk ke daftar ini.

Catatan penggunaan

Aplikasi ini adalah alat bantu belajar. Nilai fu,jaringan contoh obat diturunkan balik dari Vd literatur, dan laju distribusi pada animasi dipercepat agar mudah diamati. Untuk keputusan klinis, gunakan data pasien, pemantauan kadar, dan pedoman resmi.

Identitas laporan

Laporan tersimpan selama halaman terbuka. Untuk PDF, pilih "Save as PDF" pada dialog cetak.