SimFarKin — Lab Simulasi Farmakokinetik & Biofarmasetika

Model satu kompartemen · kinetika orde pertama · mendukung FAR503 Farmakokinetik & PSF305 Biofarmasetika

Ilustrasi mekanistik: tiap titik mewakili sejumlah molekul obat. Jumlah titik mengikuti persamaan di panel rumus, sehingga yang terlihat di animasi sama dengan hasil perhitungan. Warna variabel pada rumus sama dengan warna labelnya di animasi.

Variabel

Mengubah variabel akan memulai ulang animasi.

■ jumlah obat (A, M)■ volume/ruang (Vd, V)■ laju/klirens (k, CL)■ konsentrasi (C)■ fraksi (F, f)
Rumus dengan nilai saat ini
Grafik terbentuk seiring waktu

Obat masuk langsung ke sirkulasi (F = 1, tanpa liberasi dan absorpsi). Ubah Vd dan CL untuk melihat bagaimana parameter primer menentukan parameter turunan (ke, t½). Arahkan kursor ke grafik untuk membaca kadar pada waktu tertentu.

Parameter

Kurva kadar plasma–waktu
Langkah perhitungan

Kurva ekstravaskular (persamaan Bateman): fase naik saat laju absorpsi > laju eliminasi, puncak (Cmax pada Tmax), lalu fase turun. Pilih bentuk sediaan untuk melihat pengaruh formulasi terhadap laju dan jumlah absorpsi.

Parameter

Bentuk sediaan
Kurva kadar plasma–waktu & jendela terapetik
Langkah perhitungan

Prinsip superposisi: kadar dari tiap dosis dijumlahkan. Amati akumulasi menuju keadaan tunak (≈ 4–5 t½), pengaruh interval dosis (τ), serta efek dosis muat. Bagian bawah panel menghitung rejimen untuk target kadar rata-rata.

Parameter

Rute
Profil kadar pada pemberian berulang
Langkah perhitungan

Masukkan data kadar–waktu hasil pengukuran. Aplikasi menghitung AUC (metode trapesium), ke dari regresi log-linear fase terminal, t½, AUC0–∞, klirens, volume distribusi, dan MRT — seperti Contoh 1.3 modul.

Data & pengaturan

Rute
Titik fase terminal untuk ke
Metode AUC
t (jam)C (mg/L)
Luas trapesium (skala linear)
Regresi fase terminal (semilog)
Rincian luas tiap segmen
Langkah perhitungan

Bioavailabilitas absolut dari perbandingan AUC oral vs IV, penguraian F = fa × fg × fh (efek lintas pertama), konversi dosis IV → oral, dan evaluasi bioekivalensi dengan interval kepercayaan 90%.

Parameter

Kurva IV vs oral (AUC sesuai input)
Kehilangan dosis sebelum sirkulasi sistemik
Langkah perhitungan

Data studi silang (crossover)

Satu baris per subjek: subjek AUCuji AUCref Cmaxuji Cmaxref. Pisahkan kolom dengan spasi, tab, atau titik koma.

IK 90% rasio rerata geometrik (uji/pembanding)
Langkah perhitungan

Kinetika Michaelis–Menten (jenuh), contoh klasik fenitoin. Saat laju dosis mendekati Vmax, kenaikan dosis kecil menaikkan kadar tunak secara tidak proporsional. Garis putus-putus = prediksi keliru bila dianggap linear.

Parameter

Kadar tunak vs laju dosis
Langkah perhitungan

Ringkasan rumus yang dipakai aplikasi. Semua rumus berlaku untuk model satu kompartemen dengan kinetika orde pertama, kecuali bagian non-linear.

IV bolus

Cp(t) = C0 · e−ke·t  ⇔  ln Ct = ln C0 − ke·t
C0 = D / Vd
ke = CL / Vd = ln(C1/C2) / (t2 − t1)
t½ = 0,693 / ke = 0,693 · Vd / CL
AUC0–∞ = D / CL = C0 / ke

Ekstravaskular (oral)

C(t) = F·D·ka / [Vd(ka−ke)] · (e−ket − e−kat)
Tmax = ln(ka/ke) / (ka − ke) + tlag
AUC0–∞ = F·D / CL
Onset = waktu mencapai MEC; durasi = lama kadar ≥ MEC

Dosis berulang

R = 1 / (1 − e−ke·τ)
Css,rata = F·D / (CL·τ)
IV: Css,maks = (D/Vd)·R ; Css,min = Css,maks·e−keτ
DM = Ctarget·CL·τ / F ; DL = Ctarget·Vd / F
Keadaan tunak 90% ≈ 3,3 t½; >95% ≈ 4–5 t½

Analisis non-kompartemen

AUC0–t = Σ [(Ci + Ci+1)/2] · (ti+1 − ti)
Log-turun: (Ci − Ci+1)·Δt / ln(Ci/Ci+1)
AUCt–∞ = Clast / ke
CL = D / AUC0–∞ ; Vz = CL / ke ; MRT = AUMC / AUC

Bioavailabilitas

Fabs = (AUCoral × DIV) / (AUCIV × Doral)
Frel = (AUCuji × Dref) / (AUCref × Duji)
F = fa × fg × fh ; fh = 1 − EH
Doral = DIV / F

Bioekivalensi

di = ln(ujii) − ln(refi)
IK 90% = exp( d̄ ± t0,95; n−1 · sd/√n ) × 100%
Bioekivalen bila seluruh IK 90% AUC dan Cmax berada dalam 80,00–125,00%

Kinetika non-linear (Michaelis–Menten)

Css = Km · R / (Vmax − R) ; R = S·F·Dosis/hari
Dosis/hari = Vmax·Css / [(Km + Css)·S·F]

Interpretasi Vd

≈ 0,04–0,1 L/kg : plasma (terikat kuat protein plasma)
≈ 0,2 L/kg : cairan ekstraselular
≈ 0,6 L/kg : total cairan tubuh
> 1 L/kg : penimbunan/ikatan jaringan (mis. digoksin)

Rumus, model, dan kriteria dalam aplikasi ini mengacu pada pustaka berikut. Pustaka [1]–[9], [15], dan [16] berasal dari daftar pustaka Modul 01 FAR503 Farmakokinetik dan PSF305 Biofarmasetika; [10]–[14] adalah artikel asli yang menjadi dasar rumus tertentu. Nomor sitasi di setiap modul merujuk ke daftar ini.

Catatan penggunaan

Aplikasi ini adalah alat bantu belajar. Parameter preset (bentuk sediaan, fa/fg/EH, data BE contoh) bersifat ilustratif dan bukan data obat tertentu. Untuk keputusan klinis atau regulatori, gunakan data dan pedoman resmi yang berlaku.

Identitas laporan

Laporan tersimpan selama halaman terbuka. Untuk PDF, pilih "Save as PDF" pada dialog cetak.